Pesona Ranu Kumbolo Dikaki Gunung Semeru

Pesona Ranu Kumbolo Dikaki Gunung Semeru

Mendaki alam – Ranu kumbolo merupakan sebuah tempat terbaik untuk beristirahat sejenak selain menghabiskan liburan anda mendaki gunung semeru maupun gunung terkenal lainnya di Indonesia. Ranu Kumbolo merupakan sumber air bersih bagi para pendaki dengan debit air melipah.

Pesona kealamian alamnya menjadi daya tarik tersendiri yang tidak boleh anda lewatkan. Tempat ini cukup sulit untuk didatangi karena untuk sampai ke tempat ini pun seorang wisatawan perlu berjalan kaki hingga berjam jam.

Meski akan sangat melelahkan, semua itu akan terbayarkan jika seseorang telah sampai dan bisa langsung menikmati keindahan tempat ini.

Wisata Ranu Kumbolo merupakan objek wisata terkenal di daerah Jawa Timur, tempat ini terkhusus bagi mereka yang menyukai wisata alam yang masih perawan.

Kemenarikan juga sangat dimiliki oleh tempat ini karena lokasinya termasuk ke area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ( TNBTS ).

Ada banyak kelebihan lain juga dari tempat ini meskipun tidaklah dijadikan ikon resmi pariwisata Jawa Timur yang biasanya disematkan pada Kota Batu Malang dengan perkebunan apel -nya.

Ranu Kumbolo adalah danau seluas 15 hektar yang berada di ketinggian 2.400 Mdpl dan terletak di kaki Gunung Semeru. Bagi kalangan penggiat alam bebas atau pencinta alam nama Ranu Kumbolo tentu tidaklah asing bagi telinga mereka.

Karena Ranu Kumbolo merupakan tempat berkumpulnya para pendaki untuk mendirikan tenda (basecamp) dan sumber air bersih bagi para pendaki Gunung Semeru ketika hendak ke mahameru.

Keindahan Ranu Kumbolo memang tak perlu diragukan lagi. Ketika berada di tempat ini, matahari pagi akan terlihat di sela sela 2 bukit di dekatnya lokasi.

Dikelilingi oleh hamparan bukit menjulang, dengan vegetasi tumbuhan masih alami merupakan sebuah panorama pemandangan yang menyehatkan bagi mata. Anda bisa menemui hamparan tanah lapang yang ditumbuhi bunga edelweis langka.

Bunga edelweis memiliki daya tahan hidup sangat lama sekali dan bahkan jauh lebih lama dari bunga – bunga.pada malam hari.

Jika cuaca sangat cerah, sambutan hawa dingin dengan temperatur sekitar 5 (lima) derajat celcius akan menemani anda dalam melihat gugusan bintang-bintang dari galaxy Bima Sakti di langit.